Kitab Seks dari Dunia Arab

Kalau Anda ditanya tentang judul kitab klasik yang membahas perkara seksualitas, apa jawab Anda ? Saya kira, judul pertama yang niscaya terlontar dari mulut Anda adalah Kama Sutra. Beberapa dari Anda, kemungkinan besar yang orang Jawa atau memahami budaya Jawa, barangkali bakal menyebut Serat Centhini (Tambangraras-Amongraga). Buat orang kita, dua judul tersebut agaknya yang paling populer. Kama Sutra, disusun seorang cendekia bernama Vatsyayana sekitar abad ketiga sampai kelima Masehi, berasal dari India. Sedangkan rekannya, Serat Centhini dikarang oleh tim penulis yang digawangi oleh Sunan Paku Buwana V pada tahun 1814-1823, produk Kerajaan Surakarta.

Sebenarnya, ada sebuah kitab seks yang bisa dibilang klasik, yang asalnya juga dari Asia, tapi sepertinya kalah pamor dibanding dua yang sudah saya sebut di atas. Judulnya The Perfumed Garden. Manusia yang menulisnya berjuluk Sheikh al-Nefzawi. Kitab ini ditulis sekitar abad keenam belas, kemungkinan di Tunisia. Kitab tersebut menggabungkan materi tentang seks dari Arab dan India dan isinya diilustrasikan dengan anekdot, kejadian yang menghibur, dan kisah tipu-tipu mirip Cerita Seribu Satu Malam. Sang penulis menunjukkan bahwa seksualitas adalah bagian rencana Tuhan, merupakan seni, bentuk penyembuhan, sakramen dan berperan dalam keawetan pernikahan. The Perfumed Garden merupakan buku teks yang mendeskripsikan posisi sanggama yang cocok untuk segala tipe fisik, pas untuk situasi khusus dan kebutuhan tertentu. Pembacanya amat disarankan untuk mencoba berbagai posisi tersebut supaya ketemu dengan posisi yang paling cocok buat mereka. Sang penulis sendiri mengatakan bahwa orang India membawa sanggama sampai ke tingkat seni terhebat, tapi beberapa posisi di teks-teks mereka secara fisik mustahil.

Sheikh al-Nefzawi juga membahas tentang bentuk dan ukuran organ seks, tipe pria dan wanita, karakteristik yang diidamkan dan hubungan antara seksualitas, fisik dan temperamen psikologis. Ada bab yang isinya katalog tipe pria dan wanita yang tidak disukai maupun yang disukai. Disebutkan pula ciuman dan kerikitan direkomendasikan agar wanita mendapat kepuasan. Masih menurut sang Sheikh, kalau suatu posisi tidak memungkinkan kontak mulut ke mulut, posisi tersebut tak sepenuhnya memuaskan. Pembaca juga diberi petunjuk agar memperhatikan desahan wanita, tatapan sayu matanya dan ditekankan untuk mendapatkan orgasme mutual.

Kalau Anda penasaran dengan The Perfumed Garden, Anda dapat memperoleh versi buku elektroniknya di sini (kualitas isi di luar tanggung jawab saya). Saya juga memiliki Kama Sutra dan Serat Centhini (jilid I-II, IV-IX), tapi dalam bentuk buku.

Sumber :
Sexualia

Published in: on 4 Februari 2008 at 5:04 am  Comments (11)  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: http://vitasexualis.wordpress.com/2008/02/04/kitab-seks-dari-dunia-arab/trackback/

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini.

11 KomentarTinggalkan komentar

  1. Bagus juga artikelnya .

  2. mbak, file perfumed garden.pdf ga bisa dibuka. komputer bilang file error/corrupt. bisa diupload ulang ngga? trims.

  3. Kenapa ya ? Ok, deh aku coba upload ulang minggu depan. Thanx for ur comment.

  4. “Kekuatan sex hanya TUHAN yang tahu”.

    Prinzip utama dalam kehidupan bukan saja sex melainkan bagaimana sex itu dinyatakan secara benar dan lazim.

  5. mo tanya klo mau download versi e-book nya da link nya ga?
    thanks

    • Terima kasih. Bukunya bisa Anda cari lewat google.

  6. Selain qurrotul ‘uyun ternyata ada buku Raudlatul Mu’aththar /The Perfumed Garden /Kebun Wewangian)…, baru tahu aq.
    Mesti lanjut guglingnya….
    thank’s for shared

  7. ada dalam bentuk terjemahannya?

    • Maaf, saya hanya menemukan versi bahasa Inggris.

  8. Thanx bro, nyari raudlatul mu’aththar kemana-mana, ketemunya di sini. nunut donlod pdfnya.

    • Silakan unduh dan kembali kasih.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: