Status Hubungan dan Preferensi Pemakaian Kondom pada Wanita

Kondom saya kira sudah tidak asing lagi bagi Anda sekalian. Kalaupun belum pernah melihat atau menggunakan langsung bendanya, setidaknya pastilah pernah dengar namanya. Kondom, yang juga bisa disebut karet KB, sampai saat ini adalah satu-satunya alat kontrasepsi temporer buat kaum pria (kondom yang saya maksudkan dalam tulisan ini adalah kondom pria, bukan kondom wanita yang masih anyar itu). Kondom termasuk alat kontrasepsi yang populer, barangkali karena gampang diperoleh dan berfungsi ganda sebagai pelindung dari kemungkinan penularan Penyakit Menular Seksual (PMS).
Meskipun penggunanya adalah kaum pria, wanita tampaknya turut andil dalam kepopuleran kondom. Wanita zaman sekarang (di AS dan negara-negara maju, setidaknya) kian positif sikapnya terhadap pemakaian kondom dan konon separuh dari kondom yang terjual di seluruh dunia pembelinya adalah wanita. Kecenderungan meminta pasangan memakai kondom ini wajar, mengingat wanita lebih banyak dirugikan kalau berhubungan seksual tanpa kondom. Kehamilan yang tidak dikehendaki bisa terjadi, belum lagi menyebut kenyataan bahwa wanita lebih rentan tertular PMS dan bakteri penyebab PMS lebih berbahaya bagi organ reproduksi wanita.

Namun, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Varda Soskilne dari Hebrew University, Yerusalem, dengan subjek wanita mengikuti perawatan di sebuah klinik KB di Pennsylvania, menemukan bahwa keputusan wanita untuk meminta pasangan menggunakan kondom ternyata tidak terlalu dipengaruhi oleh alasan-alasan kesehatan yang dicantumkan di atas, melainkan oleh faktor status hubungannya dengan pria pasangannya. Gampangnya, pertanyaan apakah wanita meminta pasangan memakai kondom atau tidak bisa dijawab dengan tergantung dengan siapa dia berhubungan seksual. Kian familiar dan dekat pria tersebut, makin rendah penggunaan kondom.

Penjelasan yang diajukan adalah ketika berhubungan seksual dengan pasangan tetap (suami, pacar), wanita (keliru) percaya bahwa resiko mereka terinfeksi PMS kecil. Sebaliknya, mereka kurang percaya pada pasangan yang hanya sesekali berhubungan seksual dengannya, sehingga kecenderungan meminta pemakaian kondom lebih tinggi. Saya bukannya hendak menyuburkan benih kecurigaan pada kaum wanita, tapi kita, toh tak pernah benar-benar mengenal seseorang. Maka dari itu, dengan suami sekalipun, kalau memang tidak berencana tambah momongan, pakai kondom sajalah. Sudah cukup banyak kasus wanita yang tertular PMS dari suaminya.

Better safe, than sorry.

Sumber :
Psychology Today, Januari 1992
Our Sexuality

Published in: on 27 Februari 2008 at 3:38 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://vitasexualis.wordpress.com/2008/02/27/status-hubungan-dan-preferensi-pemakaian-kondom-pada-wanita/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: