Rasio Pinggang-Pinggul dan Daya Tarik Fisik

Mengapa Anda tertarik pada lawan jenis atau pasangan Anda? Dari jawaban yang Anda sekalian lontarkan, barangkali banyak di antaranya merupakan kualitas terkait dengan aspek kepribadian atau sosial seseorang karena Anda tak mau dinilai sebagai orang yang cuma memandang orang lain dari kulit luarnya belaka. Padahal, sebagai makhluk visual, kita tidak dapat memungkiri kenyataan bahwa daya tarik fisik itu penting. Salah satu faktor fisik yang disinyalir turut andil dalam menentukan ketertarikan (seksual) kita pada seseorang yang akan diulik di sini adalah rasio pinggang-pinggul (waist-hip ratio atau WHR).

Rasio pinggang-pinggul adalah perbandingan antara keliling pinggang dengan pinggul. Rasio ini mengukur proporsi distribusi lemak di sekitar torso. Konsep dan signifikansi rasio ini pertama kali diteorikan oleh psikolog evolusioner Dr. Devendra Singh dari University of Texas pada tahun 1993, yang mengamati bahwa pada awal 1990-an model majalah Playboy dan kontestan Miss America secara gradual menjadi kurus antara 1960-1980, tapi rasio antara pinggang dan pinggul konstan. Singh kemudian melakukan eksperimen dengan materi gambar 12 wanita, 4 bertubuh kurus, 4 tubuhnya sedang dan sisanya gemuk yang rasio pinggang-pinggulnya dimanipulasi. Para pria yang menjadi subjek eksperimen (dengan rentang usia, ras dan latar belakang bervariasi) diminta menilai kedua belas gambar tersebut dari tingkat aktraktivitasnya, dan ditemukan hasil bahwa rasio pinggang-pinggul lebih berpengaruh daripada bentuk tubuh. Wanita dengan rasio 70% dinilai paling menarik oleh pria dari kultur Eropa (Barat), pria Asia lebih tertarik pada wanita dengan rasio 60%, sementara di Amerika Selatan dan Afrika wanita dengan rasio 80-90% idolanya. Sebagai catatan, pada penelitian di atas yang menyebabkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok rasial dan kultural adalah karena rasio yang dimanipulasi frontal (pada gambar wanita tampak depan). Ketika rasio yang diukur adalah rasio aktual (keliling pinggang dan pinggul), nilai yang disukai secara universal adalah 70%. Pinggang berukuran 70% dari pinggul.

Lantas, ada apa dengan angka keramat 70% itu? Menurut Singh, pria dan wanita sejak zaman kuno telah mempelajari informasi tersebut secara tidak sadar dan sampai kini informasi tersebut masih tertanam. Wanita dengan rasio pinggang-pinggul 70% memperlihatkan kesuburan tinggi dan secara umum lebih sehat daripada wanita lainnya. Menurut penelitian, mereka memiliki level estrogen yang optimal dan lebih kurang rentan terhadap penyakit mayor seperti diabetes, problem jantung dan kanker rahim. Wanita yang rasio pinggang-pinggulnya antara 67-80 persen masih berpeluang menarik perhatian pria meski dia agak kelebihan berat badan, jangan khawatir. Wanita dengan rasio demikian itu dinilai berkarakter jenaka, seksi, sehat dan cerdas, Wanita dengan pinggang tebal dipandang penuh perhatian dan setia, sedangkan wanita yang terlalu kurus dianggap agresif dan ambisius.

Baiklah, rasio pinggang-pinggul memang merupakan salah satu faktor fisik yang mempengaruhi daya tarik seorang wanita. Bagaimana dengan pria? Pria cenderung memiliki pinggang yang kurang menonjol dibandingkan wanita sehingga rasio pria yang dianggap menarik berkisar pada angka 90%. Pria dengan rasio demikian itu dianggap lebih sehat dan subur dengan resiko kanker testikular dan prostat yang lebih rendah. Dan mumpung saya masih mengoceh tentang daya tarik fisik pria, saya informasikan sekalian bahwa menurut buku Why Men Don’t Listen and Women Can’t Read Maps, wanita tertarik pada pria berbentuk tubuh V dengan bahu lebar, pinggang sempit dan lengan yang kuat. Dagu yang kuat, garis hidung dan alis juga memberi kesan bahwa pria itu adalah sosok yang tangguh. Nah, konon wanita menyukai bokong pria yang kecil dan sempit. Alasannya bisa jadi karena bentuk bokong yang demikian itu memastikan pria dapat memberikan dorongan kuat ke depan selama bersanggama, sehingga meningkatkan kemungkinan pembuahan. Hm.

Sumber:
Dari berbagai sumber.

Published in: on 1 April 2008 at 8:03 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: https://vitasexualis.wordpress.com/2008/04/01/rasio-pinggang-pinggul-dan-daya-tarik-fisik/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: