Di Balik Mimpi Sensual

Mimpi itu cuma kembang tidur, begitu kerap orang menasehati bila ada yang mengalami mimpi buruk atau mengganggu lantas resah karenanya. Namun, nyatakan nasehat itu pada segenap ilmuwan yang bidang kajian dan keahliannya adalah mimpi, niscaya mereka akan menembakkan seribu satu argumen menentang Anda. Ya, soalnya bagi para ilmuwan tersebut mimpi bukan sekedar bumbu orang terlelap belaka. Dr. Gayle Delaney salah seorang yang berpendapat demikian. Doktor yang berperan aktif dan mendirikan pusat studi mimpi di AS ini menyatakan bahwa mimpi kita, khususnya mimpi erotis/seksual, jika dimaknai dengan tepat dapat membuka mata kita akan pemahaman yang membebaskan kita dari ketakutan dan membantu kita mengembangkan kehidupan seksual dan emosional yang lebih baik. Menurutnya, ketika kita bermimpi kita lebih jujur pada diri sendiri, memandang kehidupan dengan lebih matang, bijak dan tidak defensif. Kadang apa yang kita mimpikan merupakan pemahaman yang jauh lebih maju ketimbang yang kita sadari. Kemudian, bisa jadi mimpi nonseks sebetulnya membawa pemahaman tentang seks dan sebaliknya. Semua akan terungkap dan dipahami asal kita dapat menginterpretasinya dengan tepat.

Interpretasi, eh? Lupakan buku-buku tafsir mimpi yang menganggap bahwa citra apapun di mimpi akan berarti sama bagi setiap orang, juga analisis yang stereotip (mimpi gigi tanggal artinya ada yang mau meninggal, semacam itulah). Dr. Delaney menawarkan metode wawancara mimpi yang memungkinkan setiap orang melihat mimpinya mengandung metafora bagi hal-hal penting yang terjadi dalam hidup sehingga kita dapat belajar darinya. Langkah pertama jika Anda tertarik untuk menginterpretasi mimpi sensual Anda adalah buatlah jurnal mimpi yang di dalamnya tercatat gambaran mimpi Anda dan komentar Anda tentang mimpi itu. Setelah terkumpul bahan untuk dianalisis, baru kita ke langkah selanjutnya. Dan ingatlah, Anda adalah kunci untuk menyibak apa yang ada di balik mimpi sensual Anda.

Pada dasarnya jika kita ingin tahu apa makna suatu mimpi spesifik bagi seseorang ada beberapa hal yang perlu dicari, yaitu apa yang si pemimpi pikirkan dan rasakan tentang setting mimpi, karakter, objek, dan aksi; memori, pikiran dan perasaan apa yang menyusun pengalaman dengan elemen-elemen mimpi tersebut, bagaimana setiap elemen mimpi masuk ke adegan dramatik mimpi, serta bagaimana citra dan perasaan dalam mimpi terhubung dengan masalah hidup si pemimpi.

Anda dapat memulai wawancara, baik dengan orang lain maupun bertanya pada diri sendiri tentang mimpi Anda. Bertanyalah seakan Anda makhluk dari planet lain yang tidak tahu apapun tentang manusia, artinya jangan menyimpulkan sebelum Anda menelusuri mimpi dengan spesifik beserta perasaan dan asosiasinya (contoh: saya mimpi tentang Brad Pitt. Siapa dia? ).Karena apa yang terjadi dalam mimpi bisa sangat ruwet, ada baiknya elemen dalam mimpi diidentifikasi agar jelas apa setting-nya, karakter, objek, aksi, dan perasaan. Kemudian mimpi yang sudah dicatat di jurnal ditandai dengan lambang tertentu per elemen.

Secara umum ada enam tahap dalam wawancara mimpi, saya paparkan singkat saja di sini. Tahap pertama adalah mengumpulkan deskripsi yang kaya tentang mimpi dan seluruh elemennya, seperti yang sudah dikemukakan di atas. Tanyakan pada si pemimpi tentang deskripsi/definisi per elemen dengan melibatkan penilaian dan perasaannya. Tahap dua adalah rekapitulasi, mengikhtisarkan setiap deskripsi menggunakan kata-kata dan nada si pemimpi. Jangan masukkan asosiasi atau kata-kata si pewawancara. Ini maksudnya untuk menyediakan cermin bagi si pemimpi. Tahap ketiga yaitu membangun jembatan (baca:hubungan) antara situasi spesifik dalam mimpi dengan kehidupan nyata. Tahap empat adalah menguji kekuatan jembatan/hubungan tersebut dengan verifikasi dan klarifikasi. Jangan sampai si pemimpi membikin hubungan asal pas saja dan mengabaikan hal-hal yang tampaknya remeh. Tahap kelima adalah membuat kesimpulan untuk setiap deskripsi dan jembatan, sekaligus mengoreksi interpretasi dan meminta si pemimpi berkomentar. Tahap terakhir adalah refleksi. Tanyakan pemahaman apa yang sudah didapat si pemimpi dan tulis rangkuman interpretasi untuk dibaca-baca lagi.

Terdengar rumit? Barangkali bila membaca teorinya saja memang demikian, tapi kalau Anda percaya mimpi bukan sekedar kembang tidur atau penasaran dengan mimpi-mimpi erotis Anda, silakan mencoba. Yang jelas, Dr. Delaney telah memberi banyak contoh betapa orang bisa lebih memahami hidup dan memecahkan masalahnya dengan interpretasi mimpi.

Sumber:
Sensual Dreaming. How to Understand and Interpret the Erotic Content of Your Dream.

Published in: on 1 Juli 2008 at 2:46 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: https://vitasexualis.wordpress.com/2008/07/01/di-balik-mimpi-sensual/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: