Untuk Anda yang Ingin Cepat Hamil

Secara pribadi saya sebetulnya berpendapat bahwa tidak semua pasangan suami-istri wajib memiliki anak. Soalnya sederhana, sudah terlalu banyak manusia di bumi yang daya dukungnya kian menipis ini, terlepas dari insting biologis manusia yang mendorong perlanjutan gen. Akan tetapi, manusia toh biasanya belum puas kalau belum mencoba semua cara yang mungkin. Maka dari itu kali ini saya tawarkan beberapa tips yang dapat meningkatkan kemungkinan Anda untuk berbadan dua.

1. Lakukan pemeriksaan prakonsepsi
Paula Hillard, MD, seorang profesor obgyn dari Stanford University School of Medicine, California, menyarankan sebelum Anda mencoba untuk hamil, berkonsultasi dahulu dengan dokter. Tanyakan tentang vitamin prenatal yang mengandung asam folat yang akan menurunkan resiko memiliki bayi dengan cacat pembuluh saraf. Jika Anda punya masalah medis, itu mesti dibereskan atau dikendalikan sebelum mengupayakan kehamilan.

2. Ketahuilah siklus Anda
Masih menurut Hillard, wanita harus betul-betul paham siklus mereka dan kapan saat ovulasi mereka, yaitu waktu yang paling tepat untuk dibuahi. Wanita perlu memperhatikan tanda-tanda ovulasi, seperti perubahan lendir leher rahim yang menjadi encer berair atau rasa nyeri di satu sisi. James Goldfarb, direktur klinik kesuburan di Cleveland Clinic menyarankan memakai tes prediksi ovulasi yang banyak beredar. Hari pertama periode haid dihitung sebagai hari kesatu, tes dimulai pada hari kesembilan dan seterusnya sampai mendapat hasil positif ovulasi. Wanita dengan siklus 28 hari cenderung berovulasi pada hari keempat belas, sedangkan pada wanita dengan siklus lebih panjang, lebih pendek atau tidak tentu mesti lebih banyak melakukan tes agar tidak kecolongan. Kemudian, para pengguna pil KB tidak perlu menunggu beberapa lama setelah berhenti memakai pil. Langsung mencoba hamil pun boleh-boleh saja. Cuma, pada awal-awal penghentian pil memang lebih sukar melacak ovulasi.

3. Tak perlu kelewat pusing soal posisi
Ada banyak mitos tentang posisi terbaik berhubungan seksual supaya cepat hamil, tapi sesungguhnya belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan posisi tradisional (berbaring, pria di atas) lebih maksimal ketimbang wanita di atas. Masalahnya lebih pada gravitasi. Berdiri atau duduk ketika bersanggama dapat mencegah sperma berenang ke atas, sedangkan posisi tradisional memang memungkinkan sperma berkumpul di vagina.

4. Berbaringlah setelah bersanggama
Disarankan tetap berbaring selama 10-15 menit setelah sanggama dan jangan ke kamar mandi dulu. Jika Anda menunggu sebentar, sperma yang akan menuju leher rahim bakal sampai ke situ. Tapi Anda tidak perlu sampai angkat-angkat kaki segala.

5. Jangan berlebihan
Bersanggama dalam frekuensi sangat tinggi ketika ovulasi tidak selalu meningkatkan kemungkinan hamil. Menurut Goldfarb, pada beberapa pria jumlah sperma mereka justru bisa berkurang kalau berejakulasi kelewat sering. Sperma bisa hidup sampai 72 jam setelah sanggama, jadi lebih baik melakukannya sekali tiap dua malam selama ovulasi. Tapi kalau Anda masih ingin bersanggama sering-sering, lakukan tes analisis semen setelah ejakulasi beberapa kali berturut-turut. Dengan demikian akan dapat diketahui apakah kualitas dan kuantitas sperma suami menurun jika keseringan ejakulasi. Kemudian, hal-hal yang dapat menurunkan jumlah sperma adalah pakaian ketat, jacuzzi atau berendam air panas, menaruh ponsel di dekat testis (di kantung celana) dan kedelai.

6. Minimalkan stres
Berusaha hamil bisa bikin stres dan stres bisa mengacaukan ovulasi. Itu pada wanita, pada pria stres dapat menyebabkan disfungsi seksual dan kecemasan. Jadi, lakukan apa saja yang bisa mengurangi stres agar kemungkinan untuk hamil meningkat.

7. Gaya hidup sehat
Olah raga memang baik, tapi kebanyakan olah raga bisa membuat Anda tidak berovulasi karena kemudian kelenjar pituitari berhenti memerintah indung telur untuk berovulasi. Batasannya, sih relatif, tapi olah raga setiap hari selama 45-50 menit dinilai sudah terlalu banyak. Setelah ovulasi sampai haid berikut mestinya ada jarak sekitar 14 hari. Bila jarak tersebut kian pendek, Anda perlu sedikit mengurangi frekuensi olah raga. Yang paling baik adalah berolah raga yang moderat, misalnya satu jam aerobik tiga kali seminggu. Lalu, Anda juga perlu memperhatikan santapan Anda. Kalau Anda terlalu kurus sampai tidak dapat haid, Anda perlu menaikkan bobot supaya bisa hamil. Merokok juga merupakan satu faktor yang menurunkan tingkat kesuburan.

Delapan puluh persen wanita dapat hamil dalam satu tahun setelah mencoba. Bila Anda sudah setahun mencoba dan masih belum hamil, Anda perlu konsultasi ke dokter. Khusus untuk wanita di atas 35 tahun jangka waktu mencoba sebelum ke dokter adalah enam bulan.

Semoga berhasil.

Sumber:
WebMD.com

Published in: on 21 Oktober 2008 at 3:17 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://vitasexualis.wordpress.com/2008/10/21/untuk-anda-yang-ingin-cepat-hamil/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: