Beberapa Mitos Keliru tentang Seks

Berbicara tentang seks tidak akan lepas dari berbagai mitos, bisik-bisik dan kepercayaan yang menyelimuti subjek yang satu ini. Saya sendiri tidak yakin bagaimana mitos tentang seks bisa berkembang demikian subur di hampir semua kebudayaan, mungkin ini ada kaitannya dengan sifat seks sebagai sesuatu yang terkesan disorong ke balik tirai, tak pernah betul-betul jelas, sehingga orang mengembangkan aneka kepercayaan kolektif untuk mencoba menjelaskan dan mengatur seks. Tidak semua mitos itu buruk, tentu saja. Namun, ada beberapa yang ternyata menyimpang dari fakta seks yang sebenarnya (contoh, masturbasi bisa bikin dengkul kopong) dan jika orang terus berpegang pada mitos yang keliru ini, yah, ia mungkin tidak dapat mengontrol seksualitasnya dan bisa tidak menikmati seks. Jadi, berikut ini adalah beberapa mitos yang keliru tentang seks.

– Seks itu sesuatu yang kotor, berdosa dan tidak menyenangkan.
Biasanya ini terkait dengan ajaran agama (yang kelewat ekstrem), meski tidak menutup kemungkinan munculnya kepercayaan ini dari pengalaman pribadi dan norma budaya. Faktanya, Anda bisa menjadi seseorang yang religius sekaligus berhubungan seksual untuk kesenangan (tentu saja dengan pasangan sah). Ada seorang pemuka agama yang pernah berkata, “Jika Tuhan tidak ingin manusia berhubungan seksual, Dia tidak akan menjadikan seks itu terasa menyenangkan.”

– Ejakulasi menghabiskan energi seorang pria
Mitos ini sudah ada sejak tahun 600 di India. Orang percaya bahwa semakin banyak pria berejakulasi, makin banyak suplai energi yang harus diperbaharui dan makin banyak ia kehilangan energi yang berharga. Nyatanya, produksi semen itu tidak butuh banyak energi. Seperti aktivitas lain yang dilakukan dengan semangat, seks yang dahsyat mungkin bikin capek, tapi seks yang hebat dapat memberi energi tambahan. Tampaknya ada perbedaan individual dalam hal ini, beberapa pria langsung teler setelah berhubungan seksual, beberapa lainnya bisa langsung minta ronde kedua. Untuk pembahasan secara medis, Anda bisa membaca Why Do Men Fall Asleep After Sex (sudah ada terjemahannya).

– Kepuasan seksual tidak bertahan sepanjang hidup
Percayalah bahwa Anda bisa terus merasakan kepuasan seksual sepanjang hidup bila Anda melakukannya dengan tepat. Usia tidak menjadi faktor penghambat, malah beberapa orang mengaku kehidupan seksualnya di usia lanjut sama menyenangkannya seperti ketika dia muda dulu. Apalagi bila konsep seks di mata Anda bukan sekedar sanggama, melainkan keintiman dan proses dalam hubungan dengan pasangan.

– Pria selalu ingin berhubungan seksual dan tidak bisa setia pada satu orang
Menurut biologi evolusi, spesies jantan memiliki jutaan sperma untuk disebarkan dengan membuahi sel telur sebanyak-banyaknya. Namun, ini belum tentu relevan di era kontemporer. Pria tidak perlu menyebarkan benih mereka sebanyak-banyaknya, mereka bisa hidup menetap dengan satu pasangan. Pria juga bisa setia, sepanjang mereka memilih untuk setia.

– Wanita tidak boleh minta berhubungan seksual dan tidak boleh senang bercinta
Wanita yang menginginkan seks mungkin khawatir dia akan disebut atau dikira jalang kalau dia meminta dengan terus terang. Tapi, tanyakan pada diri Anda, apa yang salah dengan wanita yang menikmati seks? Tidak ada, bukan? Jadi, seks itu dapat dinikmati baik pria maupun wanita dan wanita boleh meminta untuk dipenuhi kebutuhan biologisnya, serta menikmatinya. Malah, banyak pria yang penasaran dan berupaya bagaimana agar dapat memuaskan seorang wanita (meski alasannya tak selalu altruistik).

Sumber:
The Complete Idiot’s Guide to Amazing Sex

Published in: on 26 Desember 2008 at 5:00 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://vitasexualis.wordpress.com/2008/12/26/beberapa-mitos-keliru-tentang-seks/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: